Atur Diri Sendiri Dulu, Baru Manage Bisnismu

Orang yang tidak bisa mengatur dirinya sendiri, tidak bisa menjadi entrepreneur yang baik. Seorang entrepreneur startup memerlukan kemampuan multi tasking, prioritas kerja, dan pengambilan keputusan yang baik tanpa bantuan asisten di sampingnya. Itu mengapa banyak para eksekutif perusahaan besar biasanya tidak bertahan lama menjadi seorang CEO sebuah startup.
Untuk pertama. Anda harus belajar menerima tanggung jawab terhadap setiap kejadian yang terjadi pada bisnis Anda, seperti Anda bertanggung jawab terhadap kehidupan Anda. Jika Anda melihat diri Anda pada poin dibawah, Anda belum bisa mengatur diri Anda sendiri. Berikut poin-poin permasalahan seorang entrepreneur saat menjalankan startup:
  • Anda sering kewalahan dan tidak dapat mengendalikan diri. Selalu ada yang harus dikerjakan dibandingkan waktu yang dimiliki. Biasanya orang yang stress bukan berangkat dari banyaknya pekerjaan yang dilakukan, namun dari pengambilan keputusan dari apa yang dilakukan, dan tidak menetapkan target yang rasional.
  • Memulai banyak hal, namun menyelesaikannya sedikit. Produktif berkaitan akan kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan. Ini membutuhkan trade off dan pengambilan keputusan yang baik. Anda harus memiliki kebiasaan untuk menyelesaikan apa yang Anda mulai. Jangan terlalu perfeksionis.
  • Jangan suka menunda pekerjaan besar hingga nanti. Jika Anda menunda pekerjaan yang lebih penting , dalam rangka mengerjakan hal kecil, Anda memilki management problem. Gunakan prinsip “do it now”. Dan kerjakan prioritas Anda sekarang, disbanding disaat terjepit.
  • Berpikir terlalu berat . Jika Anda menghabiskan waktu untuk berpikir dan khawatir akan pekerjaan Anda, dibanding mengerjakannya, maka Anda tidak dapat mengatur diri Anda sendiri. Jangan sia-siakan energi kreatif Anda. Selesaikan, dan keluarkan kekuatiran itu dari pikiran Anda.
  • Menghindari peluang karenakan takut gagal. Seorang entrepreneur sejati selalu melihat peluang baru sebagai hal yang menarik dan pengalaman yang baru. Mereka kuat karena mengambil resiko dan belajar dari setiap permasalahan.
  • Menghitung kelemahan diri sendiri. Pemimpin bisnis yang baik tidak pernah mengkritik kelemahan dirinya sendiri. Seorang yang pintar berpikir bahwa mereka memiliki potensi yang besar dan skill yang belum berkembang, namun mereka yakin dan percaya bahwa mereka akan berubah, dan sedikit-sedikit berusaha memperbaikinya.
  • Kurang percaya diri dan kurang antusias. Jika Anda sering drop” seminggu sekali atau tidak ingat kapan terakhir kali sangat antusias tentang sesuatu yang ada pada hidup dan pekerjaan Anda, berarti Anda tidak siap mengatur sebuah bisnis. Kepercayaan diri adalah kunci dari sukses.
  • Anda suka bekerja sendiri. Setiap bisnis membutuhkan kerjasama tim. Penyendiri menyembunyikan dari yang lain karena mereka tidak siap melihat sesuatu yang tidak dapat ia kontrol. Berusahalah selalu berkomunikasi dengan orang lain, membangun network dan memberikan kontribusi, namun tidak dominan.
  • Berhentilah menjadi seorang “control freak”. Percaya atau tidak, banyak orang yang tidak bisa mengatur dirinya sendiri adalah “control freak” atau orang yang sangat suka memegang kontrol terhadap orang lain atau bisnisnya. Anda harus berlatih untuk mendelegasikan dan menikmati hal-hal yang spontan.
Mengatur diri Anda secara efektif adalah persiapan yang baik untuk mengelola bisnis baru. Itu berarti Anda mengerti diri Anda, dan dapat melihat dan mengerti orang lain, membangun hubungan yang baik dengan tim dan customer Anda.
Lebih penting lagi, Mengelola diri Anda sendiri memberikan pemahaman mengenai value dan bagaimana Anda menemukan arti sukses. Hal itu berarti Anda dapat membuat keputusan yang sulit untuk mencapai tujuan Anda yang sebenarnya. Setelah melewati semua itu, Anda akan dapat menjalankan bisnis Anda dengan sukses.
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *